Rabu, 24 Februari 2010

Abadikanlah pikiranmu..

hmm.. mau nulis apa ya ? :)

energi menulis saya lagi penuh nih, tapi masih belum tau mau nulis apa..

saya ingin menumpahkan semuanya di sini,

ya disini, di blog saya...Aqil El Banna.blog spot.

seperti air, saya ingin membuat semuanya mengalir begitu saja. Mengikuti semua aliran pikiran saya, walau saya tidak tahu dimana aliran ini akan berakhir.


enak ya, kalo menulis seperti itu........mengalirrrrrrrrrrr.... !!

untuk membuat semuanya mengalir, maka kita harus membuat diri kita bebas. Membuang jauh- jauh pikiran atau hal- hal yang menggagu jalannya pikiran kita..

berselancarlah dengan bebas, ikuti semua aliran pikiranmu...

Menurut teori menulis, untuk membuat tulisan kita mengalir seperti air. Maka tuliskanlah apa saja yang terlintas di kepala kita, tulislah apa yang kita pikirkan hari ini,  apa yang kita lihat hari ini, apa yang kita dengar hari ini, dan apa yang kita rasakan hari ini...


tumpahkanlah dia dalam bentuk tulisan, jangan sisahkan sedikitpun!!

Tumpahkan semuanya..hingga wadah ini tidak cukup menampung semua pikiranmu.

karena pikiranmu terlalu berharga untuk dilupakan.

mungkin pikiranmu  menginspirasi orang lain untuk melakukan sesuatu, memberikan solusi bagi permasalahan orang lain, atau sebagai pelajaran bagimu di kemudian hari.

semuanya itu mungkin saja, why not ?

jangan biarkan pikiranmu menguap begitu saja, tidak berjejak sedikit pun.

sekali lagi saya katakan, pikiranmu sangat berharga sobat...

maka abadikanlah dia dengan tulisan,,

anda kenal buya hamka bung Karno, khairil anwarshakespearekahlil gibranmuhammad ikbalhasan Al bannasayyid qutb.

pasti anda kenal salah satu diantara nama- nama yang saya sebutkan,
dan tentu anda sudah tahu kalau mereka semua sudah pergi mendahului kita,

mereka semua sudah tidak lagi kita temukan sosoknya saat ini, takdir yang telah membuat mereka tidak ada untuk selama- lamanya...

mereka pergi selama-lamanya,, tapi sampai sekarang kita masih bisa merasakan kehadiran mereka...

jasad mereka mungkin sudah hancur di makan cacing tanah, tapi karya mereka tidak !!


masih ada dan masih bisa kita baca hingga saat ini ,

karena mereka mengabadikan pikiran mereka melalui karya,

sekali lagi................pikiranmu terlalu berharga untuk dilupakan sobat.

abadikanlah !!


teruslah menulis saudaraku, hingga kau tidak mampu lagi untuk menulis,


Aqil El Banna,


yg sedang belajar mengabadikan pikirannya..:)

1 komentar:

  1. Subhaanallaah...

    Semangat menulis... untuk menuliskan semangat...

    BalasHapus