Rabu, 17 Maret 2010

JIHADKU DAN JIHAD MEREKA

“kalau pun aku tidak punya kesempatan untuk mengangkat senjata..maka izinkan aku untuk mengangkat pena ini..berjuang menyampaikan kebenaran dan membungkam mereka para penebar kerusakan..”

 

"Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang Menciptakan. Yang menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah. Yang mengajarkan manusia dengan perantaraan kalam........"(QS. Al Alaq: 1-4)

 

Mungkin aku tidak bisa seperti mereka disana.

Mengangkat senjata..berlari..dan memburu musuh Allah..

Atau menggenggam batu, kemudian melontarkannya ke arah zionis laknatullah sebagaimana saudara-saudaraku di Palestina. Negeri para syuhada…

Disini, di tempatku berpijak. aku hanya bisa berteriak…”bebaskan..bebaskan…bebaskan…!!”Mengacungkan tanganku ke langit sambil melanak zionis,,atau beberapa rupiah yang kukirimkan untuk saudaraku disana sebagai bentuk cintaku untuk mereka. Dan pada akhirnya, kutengadahkan tanganku ke atas langit memohon pertolongan dari-Nya..

Aku pun punya moto hidup seperti kalian,

”Isykariman aumut syahidah, hidup mulia atau mati syahid..”

Hanya saja, mungkin kau lebih dekat dengan tujuan mulia itu. Syahid bisa saja kau dapatkan setiap saat ( jika Allah menghendaki ), karena disana terhampar luas medan jihad.

Aku  pernah bermimpi berada disana. Berlari bersama kalian, menggengganm batu-batu intifadah, dan menjaga kiblat pertama kaum Muslimin ( Masjid Al-aqso ) dari para musuh-musuh Allah.

Kurasakan, betapa syurga sangat dekat disana. Aroma-aroma syurga terpancar dari darah para mujahid yang telah syahid. Aku ingin seperti kalian. Menyerahkan jiwa dan raga ini untuk Islam...menjaga kehormatan kaum Muslimin...

Tapi aku sadar, ternyata aku tidak disana...

Aku berada jauh dari saudara-saudaraku di Palestina. Hanya melalui media aku bisa tahu bagaimana keadaan kalian disana. Hari-hari kalian yang penuh dengan penderitaan, rumah-rumah kalian yang selalu hancur diratakan oleh buldoser mereka, dan dunia yang semakin tidak adil melihat permasalahan kalian. Bahkan mereka menutup mata atas apa yang telah terjadi di negeri kalian. Mereka yang katanya lebih paham tentang kemanusiaan, mereka yang katanya lebih beradab....tapi hanya diam melihat kebiadaban disana.

 

Walaupun dunia menutup mata terhadap kalian, tapi mataku akan selalu terbuka buat kalian. Terutama mata hatiku. Palestina akan selalu punya tempat tersendiri di hatiku,,”jauh di mata dekat dihati..”

Untukmu jiwa-jiwa kami
Untukmu darah kami
Untukmu jiwa dan darah kami
Wahai Al-Aqsho tercinta

Kami akan berjuang
Demi kebangkitan Islam
Kami rela berkorban
Demi Islam yang mulia

Untukmu, Palestina tercinta
Kami penuhi panggilanmu
Untukmu, Al-Aqsho yang mulia
Kami kan terus bersamamu

Untukmu, Palestina tercinta
Kami penuhi panggilanmu
Untukmu, Al-Aqsho yang mulia
Kami kan terus bersamamu..

(Palestina Tercinta, Shoutul Harokah)

 

Biarkan saat ini aku menjadi mujahid, namun bukan dengan mengangkat senjata . Tapi menggenggam pena..inilah senjataku..

Pena yang akan kujadikan sebagai alat perjuanganku. Menuliskan pesan-pesan ukhrawi dan mengobarkan semangat jihad ke seantero negeriku. Mungkin kata jihad di negriku menjadi sesuatu yang menakutkan. Ini tak lain adalah ulah pena-pena mereka yang tidak bertanggung jawab, menyebarkan opini yang menyesatkan. Biar aku bungkam mereka dengan penaku!!

Kan kuhalau semua pemikiran dan ideologi sesat... hanya ideologi Islam yang menggerakkan penaku..

 

Karena aku adalah Mujahid Pena !!

 

"Nuun, demi kalam dan apa yang mereka tulis..�(QS. Al Qalam: 1)

 

Akhirnya, aku berlindung dari setiap goresan penaku. 

Amat besar kebencian di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa yang tidak kamu kerjakan." (QS. Ash Shaff: 3)

 

 

salam jihad selalu,

Aqil El Banna

Sabtu, 13 Maret 2010

Mu'jizat yang menantang !!

“sesungguhnya kamilah yang menurunkan Al Qur’an dan sesungguhnya kami benar-benar pasti memeliharanya.” ( Al hijr 9 )


Keterjagaan orisinalitas adalah nilai paling mahal bagi sebuah karya manusia, apatah lagi kalamullah, pedoman hidup sepanjang zaman yang memang terjaga sepanjang zaman.

Ia diriwayatkan mutawatir , melalui banyak sekali jalur, sejak zaman Rasulullah. Beribu-ribu otak merekamnya, sampai detil huruf dan tanda baca. Jangan tanyakan apakah ada kitab “suci” lain yang bisa dihafal di luar kepala. Al Qur’an takkan tertandingi karena yang tak tahu artinya pun bisa menghafal banyak bagiannya tanpa celah. Malang nian orang yang berusaha memalsukannya. Kehilangan sebuah alif saja  dalam satu cetakan , pasti para pembacanya akan protes !!

Ada jutaan lisan yang menghafalnya  tiap hari . Lagi, ini bukti keunggulannya. Ia bisa diselesaikan lengkap 30 juz dalam satu rakaat shalat malam seperti yang dilakukan Tamim ibn Aus Ad Dariy. Ia bisa selesai dibaca lengkap dalam satu hari seperti salaful ummah melalui hari-hari Ramadhannya. Tiga hari, tujuh hari, dan sebulan adalah jenjang-jenjang yang lebih mulia untuk waktu pengkhatamannya.

Kalau dihitung-hitung, buku best seller yang paling the best tak ada yang mencapai seujung kuku jumlah pencetakkan dan penjualan Al Qur’an. Sebergengsi apapun Guinnes book, belum layak baginya untuk mencantumkan rekor agung ini.

Dengan standar bahasa Arab yang jelas , segala salinan dan terjemahan dapat dikoreksi. Terjamin sudah otentitasnya dan jadilah Al Qur’an pembawa peringatan sepanjang zaman.


“dan sesungguhnya Al-Qur’an ini benar-benar diturunkan oleh Rabb semesta alam. Dia dibawa turun oleh Ar Ruh Al Amin- Jibril- ke dalam hatimu- Muhammad- agar kamu menjadi salah satu di antara para pemberi peringatan. Dengan bahasa Arab yang jelas. “ ( Asy syu’ara 192-195 )


Tantangan Al Qur’an


“….Andaikan ( kamu pernah membaca dan menulis ), niscaya benar- benar ragulah orang yang mengingkarinya ! “ ( Al ‘Ankabut 48 )


Sebagai bukti kebenaran Al Qur’an, Allah berkehendak menurunkannya kepada seorang yang ummi  ( tak mengerti baca tulis ). Melihat ini saja sudah cukup bukti kiranya. Tetapi Allah tetap menantang para hambaNya yang mendustakan untuk membuat yang serupa Al Qur’an.


“katakanlah, “jika sekiranya manusia dan Jin berkumpul untuk membuat yang serupa Al Qur’an ini, niscaya mereka tidak akan pernah dapat membuat yang serupa dia, sekalipun sebagian mereka menjadi penolong sebagian yang lain. “ ( Al Isra’ 81 )


Kalaupun tantangan itu lebih ringan , maka benarkah mereka mampu menghasilkan sepuluh surat saja yang semisalnya ?


“katakanlah, “ ( kalau demikian ), maka datangkanlah sepuluh surat yang dibuat untuk menyamainya, dan panggilahn orang-orang yang kalian sanggupi selain Allah, jika kalian memang orang-orang yang benar-benar”. Jika mereka yang kalian seru tidak menerima seruan kalian maka ketahuilah Al-Qur’an itu diturunkan dengan ilmu Allah.” (Hud 13-14 )


Meski mereka tak bisa membuatnya , tapi hati yang penuh keraguan itu masih saja berusaha menentangnya. Maka inilah tantangan terakhir sekaligus ancaman untuk mereka,


“ dan jika kalian tetap dalam keraguan tentang Al Qur’an yang kami wahyukan kepada hamba kami, buatlah satu surat saja yang semisalnya dan ajaklah penolong-penolong kalian selain Allah, jika kalian memang orang-orang yang benar. Maka jika kalian tidak dapat membuatnya , dan pasti kalian tidak akan pernah bisa membuatnya, peliharalah diri kalian dari api neraka yang bahan bakarnya manusia dan batu, disediakan bagi orang-orang yang kafir” ( Al Baqarah 23-24 )



Adakah kau bayangkan seorang mengkaji firman tanpa iman ? tanpa ada getar di hati ketika mendengar, tanpa gemetar kulit ketika makna –makna tersingkap….adakah ??

disadur dari buku "saksikan bahwa Aku seorang Muslim" ( Salim a. fillah )

Rabu, 10 Maret 2010

AL- MUALLIM- SAMI YUSUF

pertama kali denger lagunya.......hmm....gue langsung jatuh cinta..: )
suaranya...liriknya..menyentuh banget. walau dibawakan dengan bahasa Inggris, tapi bisa dinikmati..

bisa dirasakan kalo ini dinyanyikan oleh hati. liriknya punya arti yang dalam ( ceile..ngerti kaga artinya..:) ),,

yup, hampir sebagian lirik lagunya berbahasa inggris, tapi ketika mendengar...lembut, teduh, syahduu...seakan kita bisa merasakan kedalaman liriknya.....

ahh....sami yusuf ! aku kira cuma ada satu yusuf di negri paman sam itu,,it's Yusuf Islam, dia yang telah beralih dari seorang selebritis dunia menjadi hamba Allah yang sejati ( amiin..), seseorang yang tadinya hanya menyanyikan syair-syair dunia kini beralih kepada syair langit....

dan yusuf yang satu lagi, sami Yusuf. telah membuat gue jatuh cinta dengan lagu-lagunya yang bernuansa religius. apalagi ketika mendengar lagu " Al-muallim"....duhhh...syahdu banget....jadi tambah cinta sama Rasulullah.... :)


AL- MUALLIM_ SAMI YUSUF



We once had a Teacher
The Teacher of teachers,
He changed the world for the better
And made us better creatures,
Oh Allah we’ve shamed ourselves
We’ve strayed from Al-Mu'allim,
Surely we’ve wronged ourselves
What will we say in front him?
Oh Mu'allim...

Chorus
He was Muhammad salla Allahu 'alayhi wa sallam,
Muhammad, mercy upon Mankind,
He was Muhammad salla Allahu 'alayhi wa sallam,
Muhammad, mercy upon Mankind,
Teacher of all Mankind.
Abal Qasim [one of the names of the Prophet]
Ya Habibi ya Muhammad
(My beloved O Muhammad)
Ya Shafi'i ya Muhammad
(My intercessor O Muhammad)
Khayru khalqillahi Muhammad
(The best of Allah’s creation is Muhammad)
Ya Mustafa ya Imamal Mursalina
(O Chosen One, O Imam of the Messengers)
Ya Mustafa ya Shafi'al 'Alamina
(O Chosen One, O intercessor of the worlds)
He prayed while others slept
While others ate he’d fast,
While they would laugh he wept
Until he breathed his last,
His only wish was for us to be
Among the ones who prosper,
Ya Mu'allim peace be upon you,
Truly you are our Teacher,
Oh Mu'allim..

Chorus
Ya Habibi ya Muhammad
(My beloved O Muhammad)
Ya Shafi'i ya Muhammad
(My intercessor O Muhammad)
Ya Rasuli ya Muhammad
(O My Messenger O Muhammad)
Ya Bashiri ya Muhammad
(O bearer of good news O Muhammad)
Ya Nadhiri ya Muhammad
(O warner O Muhammad)
'Ishqu Qalbi ya Muhammad
(The love of my heart O Muhammad)
Nuru 'Ayni ya Muhammad
(Light of my eye O Muhammad)
He taught us to be just and kind
And to feed the poor and hungry,
Help the wayfarer and the orphan child
And to not be cruel and miserly,
His speech was soft and gentle,
Like a mother stroking her child,
His mercy and compassion,
Were most radiant when he smiled

Chorus
Abal Qasim [one of the names of the Prophet]
Ya Habibi ya Muhammad
(My beloved O Muhammad)
Ya Shafi'i ya Muhammad
(My intercessor O Muhammad)
Khayru khalqillahi Muhammad
(The best of Allah’s creation is Muhammad)
Ya Mustafa Ya Imamal Mursalina
(O Chosen One O Imam of the Messengers)
Ya Mustafa ya Shafi'al 'Alamina
(O Chosen One O intercessor of the worlds)

Sabtu, 06 Maret 2010

Sejati...??

Alhamdulillah, hari ini seorang teman telah menyempurnakan separuh dinnya..^_^

ronah kebahagiaan terpancar dari wajahnya,,

senyuman indah menghiasi wajahnya hari ini . Bagaimana tidak..hari ini Allah swt telah mempertemukannya dengan seorang kekasih sejati. Seorang yang telah tercipta dari tulang rusuknya. Kini perjalanan hidupnya tidak lagi sunyi, ada warna lain yang menghiasi perjalanan hidupnya. Senyumnya tak lagi sendiri, tawanya tak lagi sunyi, dan tangisnya tak lagi diratapinya seorang diri. karena mulai hari ini, kesunyian itu tak lagi menjadi teman hidupnya. Ada kekasih yang melengkapinya disana...

ahhh..hari esok tidak lagi seperti kemarin....

Saatnya membuka lembaran baru, dan mulai menutup lembaran yang lalu...

Tidak ada tawanya yang sunyi...
Tidak ada senyumnya yang sendiri..
Tidak ada tangisnya yang seorang diri..

Tidak ada lagi...

“Cinderacinta, ia merajut dua hati
ia memadukan dua kepingan jiwa
dan… dalam dekapan cinderacinta,
ada janji suci sepasang hati yang mengiringinya.”
- Apu’Indragiry



Indah ya perjalanan itu..

Perjalanan menemukan kekasih sejati...menemukan bagian tulang rusuk kita..
Dimana kita selalu berharap dan bertanya, " kapankah keputusanMu akan tiba ya Rabb.."
..disaat itu.. kesabaran dan kesejatian lah yang akan menjawab semua itu....

Kekasih sejati haruslah dilalui dengan perjalanan sejati. Dia harus berujung pada kesejatian....

karena tidak semua perjalanan berujung pada kesejatian....

hanya Allah lah yang menentukan kesejatian itu, kesejatian yang lahir dari kehendak-Nya.

mungkin kita sebagai manusia yang dhoif menganggapnya sejati., tapi apakah "sang Maha kesejatian itu" mengakui kesejatian kita !!

Betapa banyak dari kita mengakui sebagai lelaki sejati, wanita sejati, ikhwan sejati, cinta sejati, kekasih sejati.........tapi luput terhadap "kesejatian' itu sendiri...

kesejatian yang berujung surga hanya lahir dari kehendak Allah swt....percayakah anda???

terserah anda percaya atau tidak, yang jelas saya sangat percaya bahwa surga hanya tempat bagi mereka yang sejati...:)

Selamat buat saudaraku Suhermansah herman, yang pada hari ini telah melalui proses kesejatiannya. Semoga Allah mengakui kesejatianmu..Doakan juga semoga aku bisa mengikuti jejak kesejatianmu..Amiinn..:)

Barakallahu laka wa baraka 'alaik, wa jama'a bainakuma fi khair
Mudah-mudahan Allah memberkahimu, baik ketika senang maupun susah dan selalu mengumpulkan kamu berdua pada kebaikan dan kesejatian....:)


"ikhwan sejati hanya untuk akhwat yang sejati.... "



Aqil El Banna. 

Jumat, 05 Maret 2010

Dimanakah kata itu saat ini ??..

getir, dingin, syahdu....begitulah suasana jum'at kali ini. ketika suasana di luar hujan, suara petir bersahut-sahutan, namun di dalam masjid kurasakan suasana yang syahdu, untaian hikmah yang disampaikan khatib jum'at sungguh membuat hatiku getir,,"zikrul maut" itulah tema jum'at kali ini...

"maut.." dimanakah kata itu saat ini ??..

seberapa akrabkah aku dengannya..seberapa ingatkah aku dengan kata itu..??


apa karena umurku masih terlalu muda untuk memikirkan kata itu,

apa karena  jasadku masih terlalu sehat, tak ada tanda-tanda maut menghampiriku ?

apa karena aku sudah terlalu mencintai dunia, dan dunia itu sudah sedemikian merasuknya ke dalam jiwaku sehingga tidak menyisahkan ruang sedikit pun buat satu kata itu, maut !

padahal, setiap detik, setiap menit, setiap hari....kita selalu diawasi dengan kata itu. 

maut yang selalu menghampiri kita kapan saja, dimana saja..

Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kemudian hanyalah kepada Kami kamu dikembalikan. (QS. Al-Ankabut [29]: 57).

 

 tidak pernahkah aku menghayati ayat di atas...


"orang yang cerdas adalah orang yang mempersiapkan diri untuk kematian.."


jum'at, 05 maret 2010-masjid miftahul jannah.....hingga rasa getir itu menghampiriku..


Aqil El banna, "yang selalu diawasi maut"


Selasa, 02 Maret 2010

Pecah ban di Tanggal Muda, sabotase kahh ??

Nyebelin....

Tau aja kalo hari ini gue lagi gajian...

"Blue swity minta ditunaikan haknya"

Setelah sekian lama si blue swity anteng-anteng aja, ngga ada masalah...
eh, sore ini dia berulah lagi. waktu gue mau maen ke toko buku Gunung Agung. ahh..udah lama banget gue ngga maen kesana, pikiran gue rasanya mumet kalo ngga maen ke sana sebulan aja. gue butuh inspirasi, butuh pemikiran segar, karena gue merasa akhir- akhir ini pikiran gue alot banget. makanya sore ini, gue pengen banget kesana kebetulan gue lagi gajian nihh....hehehe..

udah lama juga si blue swity ngga nyusain gue,,biasanya nihh...

biasanya...dia tuh sering banget bocor, sehari itu bisa sampe 3 kali. udah kaya orang minum obat.
tapi sejak ban belakang si blue swity gue ganti, kebiasaan itu hilang. emang masalahnya ada di ban belakang yang udah botak....

ehh kejadian lagiii, tau aja kalo hari ini tanggal muda....

persis di lampu merah senen beberapa meter lagi mau nyampe di tempat tujuan, toko buku Gunung Agung. ban belakang si doi pecahhh...!!

ughhh...jauh lagi tukang tambal ban dari TKP..
tengok kanan kiri, tanya sana- sini....semuanya kompak mengarahkan  kepada satu tempat.
"di depan bekas pom bensin kwitang"

disitulah satu- satunya tukang tambal ban terdekat di wilayah itu, huff...lumayan jauhh !!

"hoshh...hoshhh...!!" begitulah bunyi nafas gue waktu ngedorong si blue swity sampe tukang tambal ban. rasanya kaya habis sprint satu putaran, yoyoi cuma satu putaran tapi udah bikin keringet gue keluar..:)

jiaahhhh....si abang tambal ban laris euy !!

mereka semua seperti tau kalo hari ini adalah tanggal muda..hari dimana orang-orang lagi pada gajian..

Banyak banget pasiennya, ada sekitar empat motor, jadi lima tambah si blue swity. Mereka semua mengalami nasib yang sama,, pecah ban di tanggal muda..lucu ya, dah kaya kaum hawa aja, ada jadwal bocornya...hehe :)

ko bisa gini ya...hmm..apa jangan- jangan ada sabotase di balik pecahnya ban-ban motor di tanggal muda, saat kantong lagi tebel-tebelnya....

apa iya ada sindikat di balik ini semua, sekolompok tukang tambal ban bersekongkol untuk meraup keuntungan sebanyak-banyaknya dengan modal sebokis-bokisnya,,modal nekat, paku2 yg banyak ( sekarung kali ya ), dan sedikit sifat culas...

hahahaha...mulai dehh negatif thinking gue bermain...

Pas waktu gue lagi ngantri. ada bapak- bapak tua dan pasangannya ( bini, bokin, atau apalahh..)
" bocor juga ya mas..." dia ngomong sambil ngangguk-ngangguk, terlihat wajahnya yang bt banget, kayanya dia juga bagian dari pasien si abang tukang tambal ban.

" saya dorong dari monas mas...kurang ajar tuh tukang tambal ban pinngir jalan, makanya saya ngga percaya sama mereka!!"

wahh, ternyata ada yang dorong lebih jauh dari gue...monas cuy !! pantesan tuh aki-aki emosi banget ngomongnya.

hmm..ternyata negatif thinking gue ada benernya juga...sabotase,,

lho..trus gimana dengan abang tukang tambal ban ini,, dia kan juga mangkal di pinggir jalan, apa dia juga terlibat...

nahh, kalo yang ini gue ngga berani bernegatif thinking, denger apa penjelasan si aki-aki yang udah ngedorong motornya dari Monas sampe sini...gile kasihan banget ya..

" biasa tuhh, kerjaan mereka ( maksudnya tukang tambal ban yang ada di pinggir jalan, yang jauh dari perkampungan warga ), makanya saya ngga percaya sama mereka,,kalo dia kan warga sini dan saya sudah tahu siapa dia ( si tukang tambal ban ini ).."


begitu katanya. ga tau bener apa ngga dahh....

udah ahh, ngga mau bernegatif thinking lagi..takut dosa...

Ambil hikmahnya aja, mungkin ini ujian kesabaran bagi kita atau teguran untuk mengeluarkan infak dari rezeki yang kita dapat karena disana ada hak saudara kita....betul ?


Aqil El Banna 

kejadian di hari pertama bulan maret..

Senin, 01 Maret 2010

Diary sang Pujangga

Cukup sekian lembar kukisahkan cerita ini
Karna tak sebuku harapan yang ingin kutulis
Tapi ada sebaris mimpi yang kuingat
Untuk kuberi tanda tanya jiwa

Bilapun ada sebait yang tak kusampaikan
Bukan karna ada satu judul yang tak berarti
Sebab masih banyak kata yang tak mampu tertuang
Mewakili paragraf inti rasa dihati

Bila tiap alinea memberi penasaran
Jangan lupa catatan kaki yang mungil dan lucu
Disana ada sudut hatiku tertulis bebas
Memberi pesan singkat kaya makna

Pembaca setiaku
Jangan kutip isi hatiku dalam lembaran harimu
Bukan karena ada hak cipta yang memagari
Tapi ada rasaku yang berbatas

Ingin kusimpulkan catatan diaryku
Dalam sentengah halaman tersisa
Bila kemudian ada harapan judul baru
Kupinta kata pengantar terbaikmu

by .adji

berdamai dengan waktu..

ahlan wa sahlan bulan maret 2010, selamat tinggal bulan Febuari 2010...

ahh..waktu sangat cepat ya bro..
tau- tau kita sudah berada di bulan ke-3 di tahun 2010. rasanya aroma 2009 masih dapat kita rasakan...dan baru kemaren kita menghirup udara 2010...

kenangan - kenangan itu,
peristiwa- peristiwa itu,

semua kilasan hari yang pernah kita lalui...........
semuanya sudah menjadi masa lalu hidup kita. 
hanya memori di kepala kita yang bisa menghadirkan semua itu. 

yup, semuanya sudah menjadi kenangan...
apa yang sudah terjadi di masa lalu kita, baik  ataupun buruk...sudah tidak ada lagi kesempatan untuk merubah semua yang terjadi. biarlah itu semua  berlalu, karena memang kita tidak bisa berbuat apa-apa atas apa yang sudah terjadi, kita tidak bisa mengembalikan semua itu menjadi seperti semula, memutarnya kembali lalu kita revisi bagian yang ingin kita revisi, membuang bagian yang tidak kita inginkan, memperbaiki bagian yang kita anggap tidak layak...sungguh tidak bisa !

" waktu itu seperti pedang..."

Dia sangat tajam dan bisa melukai siapa saja yang tidak hati- hati dengannya.Bahkan kita bisa terbunuh apabila kita lalai dengannya. Sang waktu yang tajam seperti pedang tidak bisa diperlakukan seenaknya, dia tidak sesuai dengan karakter sipengguna. Apabila si pengguna seorang yang malas, tidak disiplin, tidak punya prinsip terhadap waktu maka sang waktu akan tetap tajam, dia tidak akan menjadi tumpul hanya karena pengaruh karakter si penggunanya.....


jangan coba- coba deh bermain-main dengan waktu. karena kita tidak tahu kapan waktu ini akan berakhir. mungkin besok, lusa, atau malah saat ini juga. tak ada yang bisa berkompromi dengan waktu,  tak ada yang bisa menyuap waktu, tak ada yang bisa merekayasa waktu, dan tak ada yang bisa menipu waktu....tak ada !!


berdamailah dengan waktu.....



Aqil El Banna,

pukul 01.00 wib 1 Maret 2010.............