Rabu, 17 Maret 2010

JIHADKU DAN JIHAD MEREKA

“kalau pun aku tidak punya kesempatan untuk mengangkat senjata..maka izinkan aku untuk mengangkat pena ini..berjuang menyampaikan kebenaran dan membungkam mereka para penebar kerusakan..”

 

"Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang Menciptakan. Yang menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah. Yang mengajarkan manusia dengan perantaraan kalam........"(QS. Al Alaq: 1-4)

 

Mungkin aku tidak bisa seperti mereka disana.

Mengangkat senjata..berlari..dan memburu musuh Allah..

Atau menggenggam batu, kemudian melontarkannya ke arah zionis laknatullah sebagaimana saudara-saudaraku di Palestina. Negeri para syuhada…

Disini, di tempatku berpijak. aku hanya bisa berteriak…”bebaskan..bebaskan…bebaskan…!!”Mengacungkan tanganku ke langit sambil melanak zionis,,atau beberapa rupiah yang kukirimkan untuk saudaraku disana sebagai bentuk cintaku untuk mereka. Dan pada akhirnya, kutengadahkan tanganku ke atas langit memohon pertolongan dari-Nya..

Aku pun punya moto hidup seperti kalian,

”Isykariman aumut syahidah, hidup mulia atau mati syahid..”

Hanya saja, mungkin kau lebih dekat dengan tujuan mulia itu. Syahid bisa saja kau dapatkan setiap saat ( jika Allah menghendaki ), karena disana terhampar luas medan jihad.

Aku  pernah bermimpi berada disana. Berlari bersama kalian, menggengganm batu-batu intifadah, dan menjaga kiblat pertama kaum Muslimin ( Masjid Al-aqso ) dari para musuh-musuh Allah.

Kurasakan, betapa syurga sangat dekat disana. Aroma-aroma syurga terpancar dari darah para mujahid yang telah syahid. Aku ingin seperti kalian. Menyerahkan jiwa dan raga ini untuk Islam...menjaga kehormatan kaum Muslimin...

Tapi aku sadar, ternyata aku tidak disana...

Aku berada jauh dari saudara-saudaraku di Palestina. Hanya melalui media aku bisa tahu bagaimana keadaan kalian disana. Hari-hari kalian yang penuh dengan penderitaan, rumah-rumah kalian yang selalu hancur diratakan oleh buldoser mereka, dan dunia yang semakin tidak adil melihat permasalahan kalian. Bahkan mereka menutup mata atas apa yang telah terjadi di negeri kalian. Mereka yang katanya lebih paham tentang kemanusiaan, mereka yang katanya lebih beradab....tapi hanya diam melihat kebiadaban disana.

 

Walaupun dunia menutup mata terhadap kalian, tapi mataku akan selalu terbuka buat kalian. Terutama mata hatiku. Palestina akan selalu punya tempat tersendiri di hatiku,,”jauh di mata dekat dihati..”

Untukmu jiwa-jiwa kami
Untukmu darah kami
Untukmu jiwa dan darah kami
Wahai Al-Aqsho tercinta

Kami akan berjuang
Demi kebangkitan Islam
Kami rela berkorban
Demi Islam yang mulia

Untukmu, Palestina tercinta
Kami penuhi panggilanmu
Untukmu, Al-Aqsho yang mulia
Kami kan terus bersamamu

Untukmu, Palestina tercinta
Kami penuhi panggilanmu
Untukmu, Al-Aqsho yang mulia
Kami kan terus bersamamu..

(Palestina Tercinta, Shoutul Harokah)

 

Biarkan saat ini aku menjadi mujahid, namun bukan dengan mengangkat senjata . Tapi menggenggam pena..inilah senjataku..

Pena yang akan kujadikan sebagai alat perjuanganku. Menuliskan pesan-pesan ukhrawi dan mengobarkan semangat jihad ke seantero negeriku. Mungkin kata jihad di negriku menjadi sesuatu yang menakutkan. Ini tak lain adalah ulah pena-pena mereka yang tidak bertanggung jawab, menyebarkan opini yang menyesatkan. Biar aku bungkam mereka dengan penaku!!

Kan kuhalau semua pemikiran dan ideologi sesat... hanya ideologi Islam yang menggerakkan penaku..

 

Karena aku adalah Mujahid Pena !!

 

"Nuun, demi kalam dan apa yang mereka tulis..�(QS. Al Qalam: 1)

 

Akhirnya, aku berlindung dari setiap goresan penaku. 

Amat besar kebencian di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa yang tidak kamu kerjakan." (QS. Ash Shaff: 3)

 

 

salam jihad selalu,

Aqil El Banna

Sabtu, 13 Maret 2010

Mu'jizat yang menantang !!

“sesungguhnya kamilah yang menurunkan Al Qur’an dan sesungguhnya kami benar-benar pasti memeliharanya.” ( Al hijr 9 )


Keterjagaan orisinalitas adalah nilai paling mahal bagi sebuah karya manusia, apatah lagi kalamullah, pedoman hidup sepanjang zaman yang memang terjaga sepanjang zaman.

Ia diriwayatkan mutawatir , melalui banyak sekali jalur, sejak zaman Rasulullah. Beribu-ribu otak merekamnya, sampai detil huruf dan tanda baca. Jangan tanyakan apakah ada kitab “suci” lain yang bisa dihafal di luar kepala. Al Qur’an takkan tertandingi karena yang tak tahu artinya pun bisa menghafal banyak bagiannya tanpa celah. Malang nian orang yang berusaha memalsukannya. Kehilangan sebuah alif saja  dalam satu cetakan , pasti para pembacanya akan protes !!

Ada jutaan lisan yang menghafalnya  tiap hari . Lagi, ini bukti keunggulannya. Ia bisa diselesaikan lengkap 30 juz dalam satu rakaat shalat malam seperti yang dilakukan Tamim ibn Aus Ad Dariy. Ia bisa selesai dibaca lengkap dalam satu hari seperti salaful ummah melalui hari-hari Ramadhannya. Tiga hari, tujuh hari, dan sebulan adalah jenjang-jenjang yang lebih mulia untuk waktu pengkhatamannya.

Kalau dihitung-hitung, buku best seller yang paling the best tak ada yang mencapai seujung kuku jumlah pencetakkan dan penjualan Al Qur’an. Sebergengsi apapun Guinnes book, belum layak baginya untuk mencantumkan rekor agung ini.

Dengan standar bahasa Arab yang jelas , segala salinan dan terjemahan dapat dikoreksi. Terjamin sudah otentitasnya dan jadilah Al Qur’an pembawa peringatan sepanjang zaman.


“dan sesungguhnya Al-Qur’an ini benar-benar diturunkan oleh Rabb semesta alam. Dia dibawa turun oleh Ar Ruh Al Amin- Jibril- ke dalam hatimu- Muhammad- agar kamu menjadi salah satu di antara para pemberi peringatan. Dengan bahasa Arab yang jelas. “ ( Asy syu’ara 192-195 )


Tantangan Al Qur’an


“….Andaikan ( kamu pernah membaca dan menulis ), niscaya benar- benar ragulah orang yang mengingkarinya ! “ ( Al ‘Ankabut 48 )


Sebagai bukti kebenaran Al Qur’an, Allah berkehendak menurunkannya kepada seorang yang ummi  ( tak mengerti baca tulis ). Melihat ini saja sudah cukup bukti kiranya. Tetapi Allah tetap menantang para hambaNya yang mendustakan untuk membuat yang serupa Al Qur’an.


“katakanlah, “jika sekiranya manusia dan Jin berkumpul untuk membuat yang serupa Al Qur’an ini, niscaya mereka tidak akan pernah dapat membuat yang serupa dia, sekalipun sebagian mereka menjadi penolong sebagian yang lain. “ ( Al Isra’ 81 )


Kalaupun tantangan itu lebih ringan , maka benarkah mereka mampu menghasilkan sepuluh surat saja yang semisalnya ?


“katakanlah, “ ( kalau demikian ), maka datangkanlah sepuluh surat yang dibuat untuk menyamainya, dan panggilahn orang-orang yang kalian sanggupi selain Allah, jika kalian memang orang-orang yang benar-benar”. Jika mereka yang kalian seru tidak menerima seruan kalian maka ketahuilah Al-Qur’an itu diturunkan dengan ilmu Allah.” (Hud 13-14 )


Meski mereka tak bisa membuatnya , tapi hati yang penuh keraguan itu masih saja berusaha menentangnya. Maka inilah tantangan terakhir sekaligus ancaman untuk mereka,


“ dan jika kalian tetap dalam keraguan tentang Al Qur’an yang kami wahyukan kepada hamba kami, buatlah satu surat saja yang semisalnya dan ajaklah penolong-penolong kalian selain Allah, jika kalian memang orang-orang yang benar. Maka jika kalian tidak dapat membuatnya , dan pasti kalian tidak akan pernah bisa membuatnya, peliharalah diri kalian dari api neraka yang bahan bakarnya manusia dan batu, disediakan bagi orang-orang yang kafir” ( Al Baqarah 23-24 )



Adakah kau bayangkan seorang mengkaji firman tanpa iman ? tanpa ada getar di hati ketika mendengar, tanpa gemetar kulit ketika makna –makna tersingkap….adakah ??

disadur dari buku "saksikan bahwa Aku seorang Muslim" ( Salim a. fillah )

Rabu, 10 Maret 2010

AL- MUALLIM- SAMI YUSUF

pertama kali denger lagunya.......hmm....gue langsung jatuh cinta..: )
suaranya...liriknya..menyentuh banget. walau dibawakan dengan bahasa Inggris, tapi bisa dinikmati..

bisa dirasakan kalo ini dinyanyikan oleh hati. liriknya punya arti yang dalam ( ceile..ngerti kaga artinya..:) ),,

yup, hampir sebagian lirik lagunya berbahasa inggris, tapi ketika mendengar...lembut, teduh, syahduu...seakan kita bisa merasakan kedalaman liriknya.....

ahh....sami yusuf ! aku kira cuma ada satu yusuf di negri paman sam itu,,it's Yusuf Islam, dia yang telah beralih dari seorang selebritis dunia menjadi hamba Allah yang sejati ( amiin..), seseorang yang tadinya hanya menyanyikan syair-syair dunia kini beralih kepada syair langit....

dan yusuf yang satu lagi, sami Yusuf. telah membuat gue jatuh cinta dengan lagu-lagunya yang bernuansa religius. apalagi ketika mendengar lagu " Al-muallim"....duhhh...syahdu banget....jadi tambah cinta sama Rasulullah.... :)


AL- MUALLIM_ SAMI YUSUF



We once had a Teacher
The Teacher of teachers,
He changed the world for the better
And made us better creatures,
Oh Allah we’ve shamed ourselves
We’ve strayed from Al-Mu'allim,
Surely we’ve wronged ourselves
What will we say in front him?
Oh Mu'allim...

Chorus
He was Muhammad salla Allahu 'alayhi wa sallam,
Muhammad, mercy upon Mankind,
He was Muhammad salla Allahu 'alayhi wa sallam,
Muhammad, mercy upon Mankind,
Teacher of all Mankind.
Abal Qasim [one of the names of the Prophet]
Ya Habibi ya Muhammad
(My beloved O Muhammad)
Ya Shafi'i ya Muhammad
(My intercessor O Muhammad)
Khayru khalqillahi Muhammad
(The best of Allah’s creation is Muhammad)
Ya Mustafa ya Imamal Mursalina
(O Chosen One, O Imam of the Messengers)
Ya Mustafa ya Shafi'al 'Alamina
(O Chosen One, O intercessor of the worlds)
He prayed while others slept
While others ate he’d fast,
While they would laugh he wept
Until he breathed his last,
His only wish was for us to be
Among the ones who prosper,
Ya Mu'allim peace be upon you,
Truly you are our Teacher,
Oh Mu'allim..

Chorus
Ya Habibi ya Muhammad
(My beloved O Muhammad)
Ya Shafi'i ya Muhammad
(My intercessor O Muhammad)
Ya Rasuli ya Muhammad
(O My Messenger O Muhammad)
Ya Bashiri ya Muhammad
(O bearer of good news O Muhammad)
Ya Nadhiri ya Muhammad
(O warner O Muhammad)
'Ishqu Qalbi ya Muhammad
(The love of my heart O Muhammad)
Nuru 'Ayni ya Muhammad
(Light of my eye O Muhammad)
He taught us to be just and kind
And to feed the poor and hungry,
Help the wayfarer and the orphan child
And to not be cruel and miserly,
His speech was soft and gentle,
Like a mother stroking her child,
His mercy and compassion,
Were most radiant when he smiled

Chorus
Abal Qasim [one of the names of the Prophet]
Ya Habibi ya Muhammad
(My beloved O Muhammad)
Ya Shafi'i ya Muhammad
(My intercessor O Muhammad)
Khayru khalqillahi Muhammad
(The best of Allah’s creation is Muhammad)
Ya Mustafa Ya Imamal Mursalina
(O Chosen One O Imam of the Messengers)
Ya Mustafa ya Shafi'al 'Alamina
(O Chosen One O intercessor of the worlds)

Sabtu, 06 Maret 2010

Sejati...??

Alhamdulillah, hari ini seorang teman telah menyempurnakan separuh dinnya..^_^

ronah kebahagiaan terpancar dari wajahnya,,

senyuman indah menghiasi wajahnya hari ini . Bagaimana tidak..hari ini Allah swt telah mempertemukannya dengan seorang kekasih sejati. Seorang yang telah tercipta dari tulang rusuknya. Kini perjalanan hidupnya tidak lagi sunyi, ada warna lain yang menghiasi perjalanan hidupnya. Senyumnya tak lagi sendiri, tawanya tak lagi sunyi, dan tangisnya tak lagi diratapinya seorang diri. karena mulai hari ini, kesunyian itu tak lagi menjadi teman hidupnya. Ada kekasih yang melengkapinya disana...

ahhh..hari esok tidak lagi seperti kemarin....

Saatnya membuka lembaran baru, dan mulai menutup lembaran yang lalu...

Tidak ada tawanya yang sunyi...
Tidak ada senyumnya yang sendiri..
Tidak ada tangisnya yang seorang diri..

Tidak ada lagi...

“Cinderacinta, ia merajut dua hati
ia memadukan dua kepingan jiwa
dan… dalam dekapan cinderacinta,
ada janji suci sepasang hati yang mengiringinya.”
- Apu’Indragiry



Indah ya perjalanan itu..

Perjalanan menemukan kekasih sejati...menemukan bagian tulang rusuk kita..
Dimana kita selalu berharap dan bertanya, " kapankah keputusanMu akan tiba ya Rabb.."
..disaat itu.. kesabaran dan kesejatian lah yang akan menjawab semua itu....

Kekasih sejati haruslah dilalui dengan perjalanan sejati. Dia harus berujung pada kesejatian....

karena tidak semua perjalanan berujung pada kesejatian....

hanya Allah lah yang menentukan kesejatian itu, kesejatian yang lahir dari kehendak-Nya.

mungkin kita sebagai manusia yang dhoif menganggapnya sejati., tapi apakah "sang Maha kesejatian itu" mengakui kesejatian kita !!

Betapa banyak dari kita mengakui sebagai lelaki sejati, wanita sejati, ikhwan sejati, cinta sejati, kekasih sejati.........tapi luput terhadap "kesejatian' itu sendiri...

kesejatian yang berujung surga hanya lahir dari kehendak Allah swt....percayakah anda???

terserah anda percaya atau tidak, yang jelas saya sangat percaya bahwa surga hanya tempat bagi mereka yang sejati...:)

Selamat buat saudaraku Suhermansah herman, yang pada hari ini telah melalui proses kesejatiannya. Semoga Allah mengakui kesejatianmu..Doakan juga semoga aku bisa mengikuti jejak kesejatianmu..Amiinn..:)

Barakallahu laka wa baraka 'alaik, wa jama'a bainakuma fi khair
Mudah-mudahan Allah memberkahimu, baik ketika senang maupun susah dan selalu mengumpulkan kamu berdua pada kebaikan dan kesejatian....:)


"ikhwan sejati hanya untuk akhwat yang sejati.... "



Aqil El Banna. 

Jumat, 05 Maret 2010

Dimanakah kata itu saat ini ??..

getir, dingin, syahdu....begitulah suasana jum'at kali ini. ketika suasana di luar hujan, suara petir bersahut-sahutan, namun di dalam masjid kurasakan suasana yang syahdu, untaian hikmah yang disampaikan khatib jum'at sungguh membuat hatiku getir,,"zikrul maut" itulah tema jum'at kali ini...

"maut.." dimanakah kata itu saat ini ??..

seberapa akrabkah aku dengannya..seberapa ingatkah aku dengan kata itu..??


apa karena umurku masih terlalu muda untuk memikirkan kata itu,

apa karena  jasadku masih terlalu sehat, tak ada tanda-tanda maut menghampiriku ?

apa karena aku sudah terlalu mencintai dunia, dan dunia itu sudah sedemikian merasuknya ke dalam jiwaku sehingga tidak menyisahkan ruang sedikit pun buat satu kata itu, maut !

padahal, setiap detik, setiap menit, setiap hari....kita selalu diawasi dengan kata itu. 

maut yang selalu menghampiri kita kapan saja, dimana saja..

Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kemudian hanyalah kepada Kami kamu dikembalikan. (QS. Al-Ankabut [29]: 57).

 

 tidak pernahkah aku menghayati ayat di atas...


"orang yang cerdas adalah orang yang mempersiapkan diri untuk kematian.."


jum'at, 05 maret 2010-masjid miftahul jannah.....hingga rasa getir itu menghampiriku..


Aqil El banna, "yang selalu diawasi maut"


Selasa, 02 Maret 2010

Pecah ban di Tanggal Muda, sabotase kahh ??

Nyebelin....

Tau aja kalo hari ini gue lagi gajian...

"Blue swity minta ditunaikan haknya"

Setelah sekian lama si blue swity anteng-anteng aja, ngga ada masalah...
eh, sore ini dia berulah lagi. waktu gue mau maen ke toko buku Gunung Agung. ahh..udah lama banget gue ngga maen kesana, pikiran gue rasanya mumet kalo ngga maen ke sana sebulan aja. gue butuh inspirasi, butuh pemikiran segar, karena gue merasa akhir- akhir ini pikiran gue alot banget. makanya sore ini, gue pengen banget kesana kebetulan gue lagi gajian nihh....hehehe..

udah lama juga si blue swity ngga nyusain gue,,biasanya nihh...

biasanya...dia tuh sering banget bocor, sehari itu bisa sampe 3 kali. udah kaya orang minum obat.
tapi sejak ban belakang si blue swity gue ganti, kebiasaan itu hilang. emang masalahnya ada di ban belakang yang udah botak....

ehh kejadian lagiii, tau aja kalo hari ini tanggal muda....

persis di lampu merah senen beberapa meter lagi mau nyampe di tempat tujuan, toko buku Gunung Agung. ban belakang si doi pecahhh...!!

ughhh...jauh lagi tukang tambal ban dari TKP..
tengok kanan kiri, tanya sana- sini....semuanya kompak mengarahkan  kepada satu tempat.
"di depan bekas pom bensin kwitang"

disitulah satu- satunya tukang tambal ban terdekat di wilayah itu, huff...lumayan jauhh !!

"hoshh...hoshhh...!!" begitulah bunyi nafas gue waktu ngedorong si blue swity sampe tukang tambal ban. rasanya kaya habis sprint satu putaran, yoyoi cuma satu putaran tapi udah bikin keringet gue keluar..:)

jiaahhhh....si abang tambal ban laris euy !!

mereka semua seperti tau kalo hari ini adalah tanggal muda..hari dimana orang-orang lagi pada gajian..

Banyak banget pasiennya, ada sekitar empat motor, jadi lima tambah si blue swity. Mereka semua mengalami nasib yang sama,, pecah ban di tanggal muda..lucu ya, dah kaya kaum hawa aja, ada jadwal bocornya...hehe :)

ko bisa gini ya...hmm..apa jangan- jangan ada sabotase di balik pecahnya ban-ban motor di tanggal muda, saat kantong lagi tebel-tebelnya....

apa iya ada sindikat di balik ini semua, sekolompok tukang tambal ban bersekongkol untuk meraup keuntungan sebanyak-banyaknya dengan modal sebokis-bokisnya,,modal nekat, paku2 yg banyak ( sekarung kali ya ), dan sedikit sifat culas...

hahahaha...mulai dehh negatif thinking gue bermain...

Pas waktu gue lagi ngantri. ada bapak- bapak tua dan pasangannya ( bini, bokin, atau apalahh..)
" bocor juga ya mas..." dia ngomong sambil ngangguk-ngangguk, terlihat wajahnya yang bt banget, kayanya dia juga bagian dari pasien si abang tukang tambal ban.

" saya dorong dari monas mas...kurang ajar tuh tukang tambal ban pinngir jalan, makanya saya ngga percaya sama mereka!!"

wahh, ternyata ada yang dorong lebih jauh dari gue...monas cuy !! pantesan tuh aki-aki emosi banget ngomongnya.

hmm..ternyata negatif thinking gue ada benernya juga...sabotase,,

lho..trus gimana dengan abang tukang tambal ban ini,, dia kan juga mangkal di pinggir jalan, apa dia juga terlibat...

nahh, kalo yang ini gue ngga berani bernegatif thinking, denger apa penjelasan si aki-aki yang udah ngedorong motornya dari Monas sampe sini...gile kasihan banget ya..

" biasa tuhh, kerjaan mereka ( maksudnya tukang tambal ban yang ada di pinggir jalan, yang jauh dari perkampungan warga ), makanya saya ngga percaya sama mereka,,kalo dia kan warga sini dan saya sudah tahu siapa dia ( si tukang tambal ban ini ).."


begitu katanya. ga tau bener apa ngga dahh....

udah ahh, ngga mau bernegatif thinking lagi..takut dosa...

Ambil hikmahnya aja, mungkin ini ujian kesabaran bagi kita atau teguran untuk mengeluarkan infak dari rezeki yang kita dapat karena disana ada hak saudara kita....betul ?


Aqil El Banna 

kejadian di hari pertama bulan maret..

Senin, 01 Maret 2010

Diary sang Pujangga

Cukup sekian lembar kukisahkan cerita ini
Karna tak sebuku harapan yang ingin kutulis
Tapi ada sebaris mimpi yang kuingat
Untuk kuberi tanda tanya jiwa

Bilapun ada sebait yang tak kusampaikan
Bukan karna ada satu judul yang tak berarti
Sebab masih banyak kata yang tak mampu tertuang
Mewakili paragraf inti rasa dihati

Bila tiap alinea memberi penasaran
Jangan lupa catatan kaki yang mungil dan lucu
Disana ada sudut hatiku tertulis bebas
Memberi pesan singkat kaya makna

Pembaca setiaku
Jangan kutip isi hatiku dalam lembaran harimu
Bukan karena ada hak cipta yang memagari
Tapi ada rasaku yang berbatas

Ingin kusimpulkan catatan diaryku
Dalam sentengah halaman tersisa
Bila kemudian ada harapan judul baru
Kupinta kata pengantar terbaikmu

by .adji

berdamai dengan waktu..

ahlan wa sahlan bulan maret 2010, selamat tinggal bulan Febuari 2010...

ahh..waktu sangat cepat ya bro..
tau- tau kita sudah berada di bulan ke-3 di tahun 2010. rasanya aroma 2009 masih dapat kita rasakan...dan baru kemaren kita menghirup udara 2010...

kenangan - kenangan itu,
peristiwa- peristiwa itu,

semua kilasan hari yang pernah kita lalui...........
semuanya sudah menjadi masa lalu hidup kita. 
hanya memori di kepala kita yang bisa menghadirkan semua itu. 

yup, semuanya sudah menjadi kenangan...
apa yang sudah terjadi di masa lalu kita, baik  ataupun buruk...sudah tidak ada lagi kesempatan untuk merubah semua yang terjadi. biarlah itu semua  berlalu, karena memang kita tidak bisa berbuat apa-apa atas apa yang sudah terjadi, kita tidak bisa mengembalikan semua itu menjadi seperti semula, memutarnya kembali lalu kita revisi bagian yang ingin kita revisi, membuang bagian yang tidak kita inginkan, memperbaiki bagian yang kita anggap tidak layak...sungguh tidak bisa !

" waktu itu seperti pedang..."

Dia sangat tajam dan bisa melukai siapa saja yang tidak hati- hati dengannya.Bahkan kita bisa terbunuh apabila kita lalai dengannya. Sang waktu yang tajam seperti pedang tidak bisa diperlakukan seenaknya, dia tidak sesuai dengan karakter sipengguna. Apabila si pengguna seorang yang malas, tidak disiplin, tidak punya prinsip terhadap waktu maka sang waktu akan tetap tajam, dia tidak akan menjadi tumpul hanya karena pengaruh karakter si penggunanya.....


jangan coba- coba deh bermain-main dengan waktu. karena kita tidak tahu kapan waktu ini akan berakhir. mungkin besok, lusa, atau malah saat ini juga. tak ada yang bisa berkompromi dengan waktu,  tak ada yang bisa menyuap waktu, tak ada yang bisa merekayasa waktu, dan tak ada yang bisa menipu waktu....tak ada !!


berdamailah dengan waktu.....



Aqil El Banna,

pukul 01.00 wib 1 Maret 2010.............

Sabtu, 27 Februari 2010

ikrar di hadapan si Jago Merah

kami rasakan panasnya api dunia...

panas membara,
kulit kami mengeluh kepanasan,
satu jam saja kami berdiri disana,
mungkin sosok kami yang keren dan imut2 ini akan meleleh..
musnah dijilat si jago merah..
panasnya api ini tidak berkurang,
walau kami harus merasakannya bersama,
berdiri gagah menantang si jago merah
"ternyata api dunia panas ya bro,,gimana dengan api neraka..?"

oke, panasnya api ini..menjadi bukti bahwa kami tak sanggup mencoba, berkhayal, atau bahkan bermimpi untuk merasakan panasnya api neraka...
kami berharap ukhuwah kami tidak musnah dilalap api,
walau kami tahu api itu sangat panas,
dan bisa dengan mudah melumat kami...
menjadi abu..

maka, di depan panasnya api ini,
kami berikrar untuk selalu menjaga ukhuwah ini
kami tidak ingin ukhuwah kami musnah dilumat api..
dan berujung pada tempat yang sangat panas dari tempat kami berdiri ini,
panasnya api ini belum seberapa,
dibanding panasnya NERAKA..




janji ya, untuk tidak bertemu di neraka.......amiin..:)


Aqil El Banna,

dalam foto : Heri, Rizal, Aqil El Banna, dede santoso,
diambil waktu jalan2 ke rumah Abu Arib di cilengsi..sang komandan,

iseng

 
hmm....senyumku di pagi hari..:)

Kamis, 25 Februari 2010

Akhirnya blogku punya wajah baru...:)

 hufhh.....setelah susah payahh, akhirnya berhasil juga mengganti template blogku. 

aku selalu iri kalo melihat blog temen- temenku yang terlihat sangat unik dan cantik. Enak banget menelusuri blog- blog yang tampilannya menarik. bikin betah dan menggoda kreativitas kita..

aku masih baru nyemplung di dunia blog ini . jadi belum terlalu familiar terhadap blog ( jadul bgt ya ), setelah menulis menjadi bagian dari hidupku dan menganggap menulis adalah aktivitas yang sangat mengasyikan. maka aku tertarik memiliki blog, sebagai wadah kebebasan ekspresiku....ahhh, andai saja aku tahu  dari dulu kalo sangat mengasyikannya ngeblog...mungkin sekarang aku ngga akan segoBLOG ini..hehehe..

kemaren aku nyoba buat ganti , nyari petunjuk kesana kemari.

aku nanya sama paman Google, Cara mengganti Template blog ?
maka keluarlah jawaban seperti ini,,






  1. Cara Mengganti Template Blogspot - Yudhitech DotCom

    Pada tulisan ini saya kembali akan mengulas cara mengganti template blogspot atau blogger dengan cara yang paling ampuh. Paling tidak cara ini adalah cara ...
    www.yudhitech.com/cara-mengganti-template-blogspot/ - Tembolok - Mirip



  2. Ganti Template Blogspot Anda - Yudhitech DotCom

    Silakan baca tulisan saya yang cukup mendapat hits tinggi mengenai bagaimana cara mengganti template blogspot, dimana rata-rata banyak yang gagal mengganti ...
    www.yudhitech.com/ganti-template-blogspot-anda/ - Tembolok - Mirip



  3. Cara Mengganti Template Blogger | Blognya Cebong Ipiet Yeah

    Blognya Cebong Ipiet Yeah: Cara Mengganti Template Blogger - Cebong Ipiet, Sekedar Blog personal, online journal, bisnis internet.
    cebongipiet.blogspot.com/.../cara-mengganti-template-blogger.html - Tembolok - Mirip



  4. Cara Merubah Template Blog

    Cara Merubah Template Blog By : Bahrul Ulum Bosan dengan tampilan blog anda ? silahkan gantitemplate yang dapat anda cari secara gratis ... tampilan nya dengan
    universityofbloggers.blogspot.com/.../cara-merubah-template-blog.html - Tembolok - Mirip



  5. [PDF]

    Tutorial Cara Mengubah Template Blog

    Jenis Berkas: PDF/Adobe Acrobat
    pilihan template untuk blog kita, seperti yang tampak di samping: CARA MUDAH MENGUBAH TEMPLATES. Bagi yang ingin memakai tem- plate yang bukan bawaan Blog- ...
    images.abdiez.multiply.multiplycontent.com/.../Tutorial_Template_Blog.pdf?... - Mirip



  6. Cara Merubah Template Blogger Klasik ke 3 Kolom Xml

    Tips dan trik blogging,Cara bikin atau buat blog,pasang iklan,menghias blog, agar blog menarik, tips posting, merubah template,blogger 3 kolom,buat blogroll ...
    haryantotips.blogspot.com/.../cara-merubah-template-blogger-klasik-ke.html - Tembolok - Mirip



  7. TEMPLATE BLOGGER: Cara Mengganti Template di New Blogger

    Cara Mengganti template di new blogger: Yang sudah pakai New Blogger Template. Login ke blogger.com, setelah masuk ke dashboard, pilih blog yang ingin kamu ...
    templatesbloggerfree.blogspot.com/.../cara-mengganti-template-di-new-blogger.html - Tembolok - Mirip



  8. [PDF]

    Cara Mengganti Template Blogspot

    Jenis Berkas: PDF/Adobe Acrobat - Tampilan Cepat
    Ganti Template Blogspot Anda. • Cara Mengganti Template Blogspot. Pada tulisan ini saya kembali akan mengulas cara mengganti template blogspot atau ...
    images.hidayatship.multiply.multiplycontent.com/.../Cara%20Mengganti%20Template%20Blogspot.pdf?... - Mirip



  9. Cara mengganti template di New Blogger - Isnaini Dot Com

    Cara Mengganti template di new blogger: Yang Udah pake New Blogger Template. Login ke blogger.com, setelah masuk ke dashboard, pilih blog yang ingin kamu ...
    www.isnaini.com/.../cara-mengganti-template-di-new-blogger - Tembolok - Mirip



  10. Tips Mempercantik Blog: Cara Ganti Template Blog

    Cara Ganti Template Blog. Pertama kamu harus membackup dulu tempalte kamu jika template baru kamu tidak berhasil diinstall, caranya masuk ke menu "Layout ...
    trik-blog-nyaman.blogspot.com/.../ganti-template-blog-anda.html - Tembolok - Mirip



  11. Posting blog tentang cara mengganti template blogspot

    Blogger Tune-Up ganti Template | Blogger Tune-Up - Blogger Tune-Up - 14 jam yang lalu
    Dibuang Sayang: Free Blogger Template - Classic - code-code-an - 1 hari yang lalu
    Cara mendesain blogger - Cara membuat blog - 22 Jan 2010
Penelusuran yang terkait dengan cara mengganti template blogspot


hmm, ternyata banyak juga solusi yang diberikan paman Google,
tinggal baca, ikutin pentunjuk...........selesai dah !! 

awalnya aku berfikir seperti itu, tapi ternyata pikiranku salah.

ternyata prakteknya tidak semudah teori yang aku baca,.

aku sudah mengikuti petunjuk dengan baik, sabar, dan teliti...tapi hasilnya selalu gagal...eror !!

sudah aku lakukan langkah- langkah yang harus aku lakukan untuk mengganti Template...

Langkah 1:
Pilih menu Layout - Edit HTML
Langkah 2:
Klik tombol Browse, cari lokasi penyimpanan file .xml Anda. Dalam contoh ini saya memakai template Grey Press Blogger (grey_press_blogger.xml)
Langkah 3:
Klik tombol Upload, pastikan tidak ada error seperti terlihat pada gambar di bawah
Langkah 4:
Klik tombol SAVE TEMPLATE
Silakan lihat perubahannya, selesai !
gampangkan, cuma empat langkah !!

tapi kenapa aku selalu gagal,  bingung dimana letak kesalahannya ( bingung apa emang goBlog..:) )
selalu saja hasilnya itu :

Kami tidak dapat menyimpan template Anda.

Harap perbaiki kesalahan di bawah, dan kirimkan template Anda lagi.
Template Anda tidak dapat diparse karena tidak well-formed. Harap pastikan bahwa semua elemen XML ditutup dengan benar.
Pesan error XML: Content is not allowed in prolog.
aku coba lagi...............dan gagal lagi...
coba lagi....dan lagi- lagi keluar jawaban seperti di atas,   
Kami tidak dapat menyimpan template Anda.

maka hari itu......menyerahlah aku...

hampir saja aku putus asa, dan berjanji tidak akan menjamah dunia maya lagi..tobat..!! ( haha..lebay..:) )

putus asa ! huu...no way !! ngga ada kamusnya seorang aqil putus asa. orang tuaku pasti akan menyesal telah melahirkan anak sepertiku, kalo masalah ini saja aku putus asa...aku dilahirkan sebagai anak muda yang tangguh, pejantan tangguhh gtu lohh !!:)

hari ini aku nyoba lagi mengganti template blogku yang standar, dengan tampilan template yang sedikit menarik, cantik, dan fresssss.....supaya minat menulisku selalu hadir setiap kali aku menatap blogku..
berjam-jam aku duduk di depan komputer,
khusyu pandanganku menatap layar monitor di depanku,
tanganku rasanya tak ingin lepas dari mouse komputer,

yang ada di kepalaku cuma, template, template, template, blog, blog, blog.....................

huffff...masih belum berhasil juga....

capek, lelah, bosan......

nyaris saja aku menelan ludahku sendiri,, putus asa hampir menjadi pilihanku,


pilihan terakhir, salah satu situs yang di sarankan paman Google..

Cara Merubah Template Blog


hahahaha.....: D 

akhirnya, semua rasa capek , lelah, bosan. semuanya  itu terbayarkan sudah. aku menemukan solusi paling ampuh untuk mengganti template blog, ngga ribet....ternyata ada yang terlewat dari langkah2 yang sebelumnya aku coba...mereka lupa tentang file yang sudah kita doanload, tidak bisa kita unggah begitu saja, harus di " extrak here"
mengenai file Template yang akan di unggah dan sebelumnya telah didonload....kita yang tidak terlalu familiar dengan bahasa xml/ html maka pasti akan bingung...bingung 100 %..


hahhh,, ternyata semuanya butuh proses, butuh perjuangan.......!!

akhirnya blogku punya wajah baru......semangat menulis, yohaaaa !! :)


intinya, jangan menyerah sobat !


Aqil El Banna,






















Rabu, 24 Februari 2010

Abadikanlah pikiranmu..

hmm.. mau nulis apa ya ? :)

energi menulis saya lagi penuh nih, tapi masih belum tau mau nulis apa..

saya ingin menumpahkan semuanya di sini,

ya disini, di blog saya...Aqil El Banna.blog spot.

seperti air, saya ingin membuat semuanya mengalir begitu saja. Mengikuti semua aliran pikiran saya, walau saya tidak tahu dimana aliran ini akan berakhir.


enak ya, kalo menulis seperti itu........mengalirrrrrrrrrrr.... !!

untuk membuat semuanya mengalir, maka kita harus membuat diri kita bebas. Membuang jauh- jauh pikiran atau hal- hal yang menggagu jalannya pikiran kita..

berselancarlah dengan bebas, ikuti semua aliran pikiranmu...

Menurut teori menulis, untuk membuat tulisan kita mengalir seperti air. Maka tuliskanlah apa saja yang terlintas di kepala kita, tulislah apa yang kita pikirkan hari ini,  apa yang kita lihat hari ini, apa yang kita dengar hari ini, dan apa yang kita rasakan hari ini...


tumpahkanlah dia dalam bentuk tulisan, jangan sisahkan sedikitpun!!

Tumpahkan semuanya..hingga wadah ini tidak cukup menampung semua pikiranmu.

karena pikiranmu terlalu berharga untuk dilupakan.

mungkin pikiranmu  menginspirasi orang lain untuk melakukan sesuatu, memberikan solusi bagi permasalahan orang lain, atau sebagai pelajaran bagimu di kemudian hari.

semuanya itu mungkin saja, why not ?

jangan biarkan pikiranmu menguap begitu saja, tidak berjejak sedikit pun.

sekali lagi saya katakan, pikiranmu sangat berharga sobat...

maka abadikanlah dia dengan tulisan,,

anda kenal buya hamka,  bung Karno, khairil anwar,  shakespeare,  kahlil gibran,  muhammad ikbal,  hasan Al banna,  sayyid qutb.

pasti anda kenal salah satu diantara nama- nama yang saya sebutkan,
dan tentu anda sudah tahu kalau mereka semua sudah pergi mendahului kita,

mereka semua sudah tidak lagi kita temukan sosoknya saat ini, takdir yang telah membuat mereka tidak ada untuk selama- lamanya...

mereka pergi selama-lamanya,, tapi sampai sekarang kita masih bisa merasakan kehadiran mereka...

jasad mereka mungkin sudah hancur di makan cacing tanah, tapi karya mereka tidak !!


masih ada dan masih bisa kita baca hingga saat ini ,

karena mereka mengabadikan pikiran mereka melalui karya,

sekali lagi................pikiranmu terlalu berharga untuk dilupakan sobat.

abadikanlah !!


teruslah menulis saudaraku, hingga kau tidak mampu lagi untuk menulis,


Aqil El Banna,


yg sedang belajar mengabadikan pikirannya..:)

Senin, 22 Februari 2010

Mimpi yang menyadarkan, untuk Mutiara hatiku.


Kumasuki ruangan itu, kucari sosok yang sangat kurindukan. Ada banyak orang sedang berkumpul disana, mereka saudara- saudarku.
ada apa ini, kenapa banyak orang disini? perasaanku mulai khawatir. Semua yang berada di ruangan itu seakan menatapku dengan penuh haru, namun lidahku keluh untuk bertanya. kupandangi wajah mereka satu persatu. Ayahku, kakaku, adikku, dan saudara-saudaraku..semuanya menampakan kesedihan.

Tak sanggup aku menanyakan apa yang sebenarnya terjadi, langsung saja kulangkahkan kakiku menuju kamar ibu. Dengan perasaan getir kumasuki kamar ibu,

"ibu.." batinku.

Kulihat sosok yang sangat kurindukan itu sedang terbaring lemah tidak berdaya, di temani beberapa saudara-saudaraku. Kakiku mulai lemas, hatiku semakin getir melihat sosok yang sangat aku rindukan itu.. kupandangi wajahnya, masih teduh dan bijak seperti dulu, meski usia telah senja tapi ibu tidak terlihat tua, hanya saja saat ini ibu terlihat lemah.

Aku berlutut di sisi pembaringannya, "Ibu....aku datang...ibu.." gemetar bibirku memanggilnya. kuraih tangan ibu, tangan yang sudah lama tidak aku sentuh. Perlahan kudekapkan di dadaku. Ketika kucium tangannya, butiran air tak kuasa kutahan, basah tangan ibu dengan air mataku. Dekapanku semakin kuat seiring tangisku yang mulai pecah. "ibu........hiks...hiks..!!"



" astagfirulloh..!" tiba- tiba aku terjaga, jantungku berdetak tidak karuan, dan badanku berkeringat. Kulihat jam di hapeku, pukul 03.00 Wib

." ya Allah, ternyata tadi itu cuma mimpi.."

Kunyalakan lampu kamar, kemudian menuju dapur mengambil sebotol air di kulkas, rasanya tenggorokanku tersendat...

Setelah mimpi itu, rasanya semua rasa kantukku hilang, keinginanku untuk tidur pun sirna. Padahal aku baru tidur dua jam yang lalu, tugas kuliah lah yang membuatku harus begadang..


" Ibu.." desahku menatap sebuah binkai mungil yang terpajang di dinding kamarku. sebuah bingkai mungil berwarna coklat yang menghiasi gambar wanita keturunan Arab setengah tua yang sedang tersenyum tulus di balik jilbab ungunya.

hatiku terasa perih mengingat mimpi yang baru saja aku alami, sungguh sangat menakutkan.

"ahh..sial !!" dengan kesal kuletakan hapeku,

" jam segini konter pulsa belum pada buka, dasar anak durhaka..kemana saja aku selama ini!!" batinku kesal. Sudah cukup lama aku tidak menghubungi ibu, biasanya seminggu sekali aku selalu menghubunginya, menanyakan kabarnya, dan kadang- kadang aku selalu curhat sama ibu, tentang hari-hariku dan semua permasalahanku di jakarta yang semuanya itu hanya bisa aku ceritakan sama ibu. Aku sendiri di Jakarta. Semua keluargaku hijrah ke Ternate, kampung halamanku.

Dan saat ini, aku seperti merasa menjadi "anak mandiri".

" udah deh bu..ga usah khawatir sama aku di Jakarta.Aku bisa jaga diri koq.." Begitu balasku ketika ibu memberikan perhatiannya padaku. Aku merasa bisa melakukan semuanya tanpa ibu,

”mandiri"
kata itu lah yang selalu ingin aku buktikan pada Ibu, bahwa aku bukan lagi anak kecil yang selalu dituntun oleh ibu. Aku sudah bisa hidup sendiri.

Dengan sikap sudah merasa mandiri itulah, makanya sudah tidak lagi kuperhatikan sms-sms perhatian yang selalu ibu kirimkan kepadaku,

" ical, jangan lupa makan.."

" kamu disana sehat- sehat aja kan. kalo sakit jangan lupa hubungi ibu.."

" kamu masih suka begadang ya, inget cal, kamu disana sendirian nanti kalo sakit siapa yang ngerawat.."

" ibu dengar disana lagi musim hujan,,jaga kesehatan ya.."

Semua sms-sms perhatian itu, yang ibu kirimkan kepadaku.Hanya memenuhi inbox message di hapeku, tidak pernah sekali pun aku balas.Bahkan untuk mengucapkan terima kasih pada ibu pun tidak pernah. Sibuk , tidak ada pulsa, hape nya rusak..selalu menjadi alasan klasikku ketika ibu menanyakan kenapa aku tidak menghubungi Ibu.

"bagaimana ya keadaan Ibu disana?" bisikku lemah pada bingkai itu. Hatiku diliputi perasaan rindu. Ingin rasanya aku menghubungi ibu sekarang juga, namun tidak bisa.

Akhirnya kularutkan rasa rinduku di atas sajadah panjang,
dengan lirih kupanjatkan doa tulusku untuknya,

"Ya Allah,
Apa saja gangguan yang telah mereka rasakan
atau kesusahan yang mereka deritakan kerana aku
atau hilangnya sesuatu hak mereka kerana perbuatanku
jadikanlah itu semua penyebab susutnya
dosa-dosa mereka dan bertambahnya pahala kebaikan
mereka dengan perkenan-Mu ya Allah
hanya Engkaulah yang berhak membalas kejahatan dengan
kebaikan berlipat ganda..."


maka pagi itu,

aku hubungi wanita yang sangat aku rindukan itu, ibu...

" hallo...asslmkumm..."

"walaikumsalam..ada apa cal?" jawab orang di ujung telpon sana, kakaku.

"pa kabar ka...ada ibu ngga?"

" tumben lo nanyain kabar gue sama ibu..kirain udah lupa??" ujar kakaku heran

"hehe..maaf ka"

" gimana kuliah lo..udah lulus belum?"

" ya belum lahh...ngga mungkin kalo aku lulus kaka sama ibu ngga tau?"

"yaahh..kirain si anak mandiri ini udah ngga butuh kita lagi?"

"nnga ka..." jawabku lirih. perkataannya semakin membuatku merasa bersalah.

"ya udah, lo mau ngomong sama ibu"

"iy...ibu sehat kan?"

"iya, dia selalu mikirin loe tau,,tunggu ya, gue kebalakang dulu manggil ibu.."
kemudian suara kakak menghilang.

Saat sedang menunggu ibu di telepon, tiba- tiba aku teringat dengan mimpi semalam. Mimpi yang membuat aku sadar, bahwa aku masih diberikan kesempatan untuk berbakti kepada ibu, sebelum semuanya terlambat...

"aku ngga ingin kehilangan ibu,, sebelum aku bisa membahagiakan dirinya,,"


Berapapun Sisa Hidupmu Yang Berarti.
Jangan Sampai Musnah Diujung Belati.
Berapapun Luka Hidupmu Yang Terukir..
Masih Ada Darah Bundamu Yang Mengalir..
Kembalilah Dalam Pelukan Sejuk Sang Ibu..
Sudut Hatimu Yang Lugu Sudah Tertipu..
Telaga Hati Ibu Masih Sebening Embun....




Untuk yang selalu menjadi mutiara di hatiku,

Ibuku Tercinta...Love U forever..



Aqil El- Banna

Rabu, 17 Februari 2010

aku benci..


Aku benci kemunafikan....bahkan aku benci jasad yg didalamnya bersemayam benih kemunafikan, aku benci mulut yg mengeluarkan bau kemunafikan, aku benci sorot mata yg memancarkan kemunafikan, aku benci cinta yang berselimut kemunafikan...!!!



Rangkaian kata-kata benci itu membuka pikiranku pagi ini. dua kata yang pertama kali dan sering terlintas dikepalaku, benci dan munafik. aku mengingat-ngingat perbuatan apa yang telah aku lakukan sebelum pagi ini, hingga muncul dua kata itu.

hahhh...terlalu sulit untuk melacak kesalahan diri ini, tidak semudah kita mencari tahu kesalahan orang lain. ringan rasanya telunjuk ini diarahkan untuk menunjuk hidung orang lain seraya berkata, "kamu seharusnya begini..." " kamu salahh.." " ini semua karena kamu..!" " kamu itu ya..." dan banyak lagi rangkain kata- kata "judge" yang kita arahkan kepada orang lain. sangat mudah menilai orang lain, melemparkan berbagai tuduhan.

jadi inget penjelasan seorang temen, mengenai filosofi "menunjuk". entah dari mana sumbernya, temanku itu menjelaskan, "sebelum kita menunjuk orang lain,, perhatikan jari kita yang menunjuk",

tentu jari telunjuk yang kita arahkan untuk menunjuk.

temanku lanjut menjelaskan,
"lihatlah berapa jumlah jari yang tidak ikut menunjuk.."

sudah jelas, ada 4 jari, jari tengah, jari manis, jari kelingking, dan ibu jari. Dan kesemuanya itu bertolak belakang dengan jari telunjuk, satu-satunya jari yang menunjuk. Ke empat jari yang lain tidak searah dengan jari telunjuk , tapi berlawanan arah atau menunjuk ke arah si pemilik telunjuk.

"hei..hei..kenapa kalian diam saja, kalian tidak berdiri, bukankah orang di depan sana memang pantas untuk ditunjuk,,hayoo kita hakimi dia rame-rame" sang telunjuk berusaha meyakinkan ke empat jari lainnya.

" sorry bro, untuk yang satu ini kami tidak ikut" ke empat jari kompak menjawab,

" ahhh..payah kalian, tidak kompak !!" sang telunjuk kesal.

" ...." ke empat jari diam, stay dengan sikapnya.


empat jari, yaitu jari tengah, jari manis, jari kelingking, dan ibu jari bersepakat untuk bersebrangan dengan jari telunjuk. walau selama ini mereka selalu kompak bersama, tapi untuk yang satu ini mereka tidak sepaham. ke empat jari itu terlalu rasional, tidak seperti jari telunjuk yang terlalu gegabah dan emosional menjudge mahluk yang ada di depannya,,

"kami tidak punya keberanian untuk menilai orang lain salah, sebelum kami melihat diri kami sendiri"


hmm,,kalau saya boleh berimajinasi, mungkin itu closing statement yang diucapkan ke empat jari kepada "the one" sang jari telunjuk yang satu.


yap, kita memang harus sering melihat diri kita, sebelum kita sibuk melihat orang lain. jangan- jangan kita lebih sibuk melihat kesalahan orang lain dibanding melihat kesalahan diri kita sendiri. hingga kita tidak tahu dimana letak kesalahan diri kita.



intinya, berhentilah menjadi munafik, belajarlah untuk melihat diri sendiri.

maka aku tahu, kenapa dua kata itu melintasi pikiranku pagi ini.

"benci dan munafik"


mungkin karena aku sudah lama tidak melihat diriku. terlalu sibuk dengan hal- hal diluar diriku. makanya jiwaku berontak dan memaki diriku,,

" aku benci kau hai munafik..!! "




Aqil El banna,

Jumat, 12 Februari 2010

so sweet....^_^

Menanam Benih Kesadaran

oleh : Herry Nurdi

Saya belajar tentang menanam benih budi dari seorang bernama Ustadz Salamat Hashim. Beliau adalah pemimpin Moro Islamic Front Liberation, gerakan Islam yang memperjuangkan kemerdekaan bagi kaum Muslimin di wilayah Mindanao, Filipina Selatan. Beliau mengatakan kata-kata yang bagi saya sangat kuat pesannya:

“If this freedom cannot be achieved during my lifetime, I can assure you, and I can assure everybody, that I have already planted the seeds of Jihad. I have already planted the idea of fighting for freedom in the heart of my people, the Bangsamoro people.”

(Jika kemerdekaan ini tidak bisa dicapai semasa saya hidup, maka saya memastikan pada Anda, saya akan memastikan pada semua orang, bahwa saya telah menabur dan menanam benih Jihad. Saya telah menanam ide perjuangan kemederkaan di dalam hati semua orang. Di dalam hati kaum saya, Bangsamoro.)

Tak banyak pejuang yang bisa mengecap kemenangan dan hasil dari perjuangannya. Kalaupun ada, mungkin bisa dihitung dengan jari jumlahnya. Salah satu nama yang bisa kita sebut adalah Nelson Mandela, yang akhirnya bisa melihat langit cerah dan matahari keadilan di Afrika Selatan, setelah tahun-tahun pedih di bawah apartheid mereka rasakan. Sisanya, banyak sekali orang-orang seperti Ustadz Salamat Hashim yang meninggal karena serangan jantung setelah berjalan kaki empat hari menghindari serangan militer Filipina.

Hari itu, di sebuah tempat bernama Kamp Abu Bakar, Ustadz Salamat Hashim sedang menyampaikan Khutbah Idul Adha tahun 2000 silam. Ketika serangan udara dari pesawat udara militer Filipina menghujani tempatnya dengan peluru-peluru besar yang mematikan. Setelah berjalan kaki berhari-hari, Ustadz Salamat Hashim sudah merasakan, ajal sudah mendekat dan nyaris tak berjarak. Beberapa usaha pengobatan sudah dilakukan, bahkan ada usaha untuk membawa Ustadz Salamat Hashim keluar dari Filipina untuk mendapatkan perawatan. Tapi beliau menolak.

“Biarlah saya mati di sini, di tanah yang saya cintai, dikeliling orang-orang yang saya kenali, yang dihatinya telah ditanam benih perjuangan.
” Setelah menunjuk pemimpin yang akan melanjutkan perjuangan, Ustadz Salamat Hashim pun menghembuskan napas terakhirnya dalam pergolakan.

Menanam benih. Betapa sederhana sebetulnya hidup ini. Kemenangan hanyalah sebuah konsekuensi logis dari benih-benih yang tumbuh dan berkembang. Membesar dan memberikan hasil yang maksimal. Benih-benih mengakar jauh ke dalam tanah, mengokohkan pokok yang tinggi menjulang ke angkasa.

Siapakah mereka yang menanam benih hari ini? Masih adakah orang-orang yang bersungguh menyiangi benih-benih yang sudah di tabur, menjaganya dari serangan hama yang menganggu dan memberikan pupuk agar tumbuh subur?

Ini adalah tugas yang sebenarnya harus kita lakukan. Menabur dan menanam benih, menjaga dan menyirami, memupuk dan membesarkan. Tanpa harus menganggap ringan orientasi hasil akhir, kita harus bersungguh-sungguh dalam proses penanaman. Karena memang, tak ada yang pernah tahu, kapan musim panen tiba dan hasil bisa dituai dengan senyum gembira.

Jangan menjadi orang-orang yang ke bawah tak mengakar, ke atas dan berpucuk, dan di tengah-tengah di heret kumbang.

Menanam benih kesadaran. Itu tugas besar yang harus kita lakukan saat ini. Tak peduli berapa lama kemenangan dan kejayaan akan diraih, mungkin kita bisa menyaksikan, mungkin juga tak pernah. Tapi yang harus kita pastikan adalah, sudahkah kita menanam kesadaran pada orang-orang, agar perjuangan bisa diwariskan?\

Kamis, 11 Februari 2010

YAKINLAH, DAN PEJAMKAN MATA!

iman adalah mata yang terbuka,
mendahului datangnya cahaya
tapi jika terlalu silau, pejamkan saja
lalu rasakan hangatnya keajaiban

Saya tertakjub membaca kisah ini; bahwa Sang Nabi hari itu berdoa.

Di padang Badr yang tandus dan kering, semak durinya yang memerah dan langitnya yang cerah, sesaat kesunyian mendesing. Dua pasukan telah berhadapan. Tak imbang memang. Yang pelik, sebagian mereka terikat oleh darah, namun terpisah oleh ‘aqidah. Dan mereka tahu inilah hari furqan; hari terpisahnya kebenaran dan kebathilan. Ini hari penentuan akankah keberwujudan mereka berlanjut.

Doa itulah yang mencenungkan saya. “Ya Allah”, lirihnya dengan mata kaca, “Jika Kau biarkan pasukan ini binasa, Kau takkan disembah lagi di bumi! Ya Allah, kecuali jika Kau memang menghendaki untuk tak lagi disembah di bumi!” Gemetar bahu itu oleh isaknya, dan selendang di pundaknya pun luruh seiring gigil yang menyesakkan.

Andai boleh lancang, saya menyebutnya doa yang mengancam. Dan Abu Bakr, lelaki dengan iman tanpa retak itu punya kalimat yang jauh lebih santun untuk menggambarkan perasaan saya. “Sudahlah Ya Rasulallah”, bisiknya sambil mengalungkan kembali selendang Sang Nabi, “Demi Allah, Dia takkan pernah mengingkari janjiNya padamu!”

Doa itu telah menerbitkan sejuta tanya di hati saya. Ringkasnya; mengapa begitu bunyinya? Tetapi kemudian, saya membaca lagi dengan sama takjubnya pinta Ibrahim, kekasih Allah itu. “Tunjukkan padaku duhai Rabbi, bagaimana Kau hidupkan yang mati!”, begitu katanya. Ah ya.. Saya menangkap getar yang sama. Saya menangkap nada yang serupa. Itu iman. Itu iman yang gelisah.

Entah mengapa, para peyakin sejati justru selalu menyisakan ruang di hatinya untuk bertanya, atau menagih. Mungkin saja itu bagian dari sisi manusiawi mereka. Atau mungkin justru, itu untuk membedakan iman mereka yang suci dari hawa nafsu yang dicarikan pembenaran. Untuk membedakan keyakinan mereka yang menghunjam dari kepercayaan yang bulat namun tanpa pijakan.

Kita tahu, di Badr hari itu, Abu Jahl juga berdoa. Dengan kuda perkasanya, dengan mata menantangnya, dengan suara lantangnya, dan telunjuk yang mengacung ke langit dia berseru, “Ya Allah, jika yang dibawa Muhammad memang benar dari sisiMu, hujani saja kami dari langit dengan batu!” Berbeda dari Sang Nabi, kalimat doanya begitu bulat, utuh, dan pejal. Tak menyisakan sedikitpun ruang untuk bertanya. Dan dia lebih rela binasa daripada mengakui bahwa kebenaran ada di pihak lawan.

Itukah keyakinan yang sempurna? Bukan. Itu justru kenaïfan. Naif sekali.

Mari bedakan kedua hal ini. Yakin dan naïf. Bahwa dua manusia yang dijamin sebagai teladan terbaik oleh Al Quran memiliki keyakinan yang menghunjam dalam hati, dan keyakinan itu justru sangat manusiawi. Sementara kenaifan telah diajarkan Iblis; untuk menilai sesuatu dari asal penciptaan lalu penilaian itu menghalangi ketaatan pada PenciptaNya. Atau seperti Abu Jahl; rela binasa daripada mengakui kebenaran tak di pihaknya. Atau seperti Khawarij yang diperangi ‘Ali; selalu bicara dengan ayat-ayat suci, tapi lisan dan tangan menyakiti dan menganiaya muslim lain tanpa henti. Khawarij yang selalu berteriak, “Hukum itu hanya milik Allah!”, sekedar untuk menghalangi kaum muslimin berdamai lagi dan mengupayakan kemashlahatan yang lebih besar. Mencita-citakan tegaknya Din, memisahkan diri di Harura dari kumpulan besar muslimin, dan merasa bahwa segala masalah akan selesai dengan kalimat-kalimat. Itu naïf.

Dan beginilah kehidupan para peyakin sejati; tak hanya satu saat dalam kehidupannya, Ibrahim sebagai ayah dan suami, Rasul dan Nabi, harus mengalami pertarungan batin yang sengit. Saat ia diminta meninggalkan isteri dan anaknya berulang kali dia ditanya Hajar mengapa. Dan dia hanya terdiam, menghela nafas panjang, sembari memejamkan mata. Juga ketika dia harus menyembelih Isma’il. Siapa yang bisa meredam kemanusiaannya, kebapakannya, juga rasa sayang dan cintanya pada sesibir tulang yang dinanti dengan berpuluh tahun menghitung hari.

Dan dia memejamkan mata. Lagi-lagi memejamkan mata.

Yang dialami para peyakin sejati agaknya adalah sebuah keterhijaban akan masa depan. Mereka tak tahu apa sesudah itu. Yang mereka tahu saat ini bahwa ada perintah Ilahi untuk begini. Dan iman mereka selalu mengiang-ngiangkan satu kaidah suci, “Jika ini perintah Ilahi, Dia takkan pernah menyia-nyiakan iman dan amal kami.” Lalu mereka bertindak. Mereka padukan tekad untuk taat dengan rasa hati yang kadang masih berat. Mereka satukan keberanian melangkah dengan gelora jiwa yang bertanya-tanya.

Perpaduan itu membuat mereka memejamkan mata. Ya, memejamkan mata.

Begitulah para peyakin sejati. Bagi mereka, hikmah hakiki tak selalu muncul di awal pagi. Mereka harus bersikap di tengah keterhijaban akan masa depan. Cahaya itu belum datang, atau justru terlalu menyilaukan. Tapi mereka harus mengerjakan perintahNya. Seperti Nuh harus membuat kapal, seperti Ibrahim harus menyembelih Isma’il, seperti Musa harus menghadapi Fir’aun dengan lisan gagap dan dosa membunuh, seperti Muhammad dan para sahabatnya harus mengayunkan pedang-pedang mereka pada kerabat yang terikat darah namun terpisah oleh ‘aqidah.

Para pengemban da’wah, jika ada perintahNya yang berat bagi kita, mari pejamkan mata untuk menyempurnakan keterhijaban kita. Lalu kerjakan. Mengerja sambil memejam mata adalah tanda bahwa kita menyerah pasrah pada tanganNya yang telah menulis takdir kita. Tangan yang menuliskan perintah sekaligus mengatur segalanya jadi indah. Tangan yang menuliskan musibah dan kesulitan sebagai sisipan bagi nikmat dan kemudahan. Tangan yang mencipta kita, dan padaNya jua kita akan pulang…

salim a. fillah –www.fillah.co.cc-

Senin, 08 Februari 2010

Belajar Tahsin yuk ! :) [ profil Lembaga Tahsin/ Tahfidz JAKARTA ]

Pada suatu kesempatan saya mendengar seorang ustadz memberikan tausiyah mengenai seni membaca Alquran. Berikut petikan perkataan beliau :

"Akhi (saudaraku), tiap-tiap sesuatu memiliki hak yang wajib untuk dipenuhi. Seperti contohnya tubuh kita yang memiliki hak untuk memperoleh makanan, memperoleh istirahat, dan mendapatkan pakaian yang layak. Demikian pula dengan tiap-tiap huruf di dalam Alquran, mereka memiliki hak untuk dilafadzkan secara benar, sehingga Alquran dapat disuarakan dengan indah sesuai dengan yang seharusnya. Karena itulah kita harus belajar untuk dapat memenuhi hak-hak tiap huruf Alquran yang kita baca itu ... "

Sederhana sekali memang nasihat di atas. Ternyata tiap huruf Alquran itu memiliki teknik pengucapan yang spesifik, ini yang biasa kita kenal dengan makhraj. Ini semua harus dipelajari dengan khusus.

Misal, untuk huruf 'h' saja ada yang besar dan kecil dan pengucapannya keduanya sangat-sangat berbeda. Padahal jika dituliskan dlm huruf latin ya cukup huruf "h" saja.

Telah cukup banyak lembaga bimbingan belajar membaca Alquran tersebar. Mereka membimbing kita dari mengenal huruf, membaca indah dan benar (tahsin), hingga pada tingkat tahfidz (menghafal).

Buat kita yang ingin menjadikan Alquran benar2 sebagai imam kita, tidak ada kata terlambat untuk memenuhi hak Alquran untuk dapat dibaca dengan indah dan benar. Caranya ... ya belajar dong. Yuk belajar tahsin :)

berikut saya Lampirkan profil beberapa LEMBAGA TAHSIN/ TAHFIDZ yang ada di wilayah JAKARTA, semoga berguna....




>LEMBAGA TAHFIZH AL QUR’AN AL HIKMAH (Jakarta) <

Nama Lembaga : LEMBAGA TAHFIZH AL QUR’AN AL HIKMAH
Pendiri Lembaga : KH. Abdul Hasib Hasan, Lc, KH. Abdul Aziz Abdul Ra’uf, Ustadz Sofyan Nur Al Makki
Tahun Berdiri : 1992 M
Visi : Memasyarakatkan Al Qur’an di tengah Ummat

Alamat Lembaga
Jalan Bangka II No. 24 Pela Mampang
Kota/Kabupaten : Jakarta Selatan
Provinsi : DKI Jakarta
Kode Pos : 12720
No. Telp/fax : 021-7192173
Jenjang Pendidikan : BBQ, Tahsin, Takhoshshush, Tahfizh, Tafsir

>LEMBAGA TAHSIN-TAHFIZH AL QUR’AN KHARISMA RISLAH (Jakarta) <

Nama Lembaga : LEMBAGA TAHSIN-TAHFIZH AL QUR’AN KHARISMA RISLAH
Pendiri Lembaga : KH. Abdul Khoir Rasyidi, Lc dan Ustadz H. Efendi Anwar, Lc
Tahun Berdiri : 1995 M
Visi : Sebagai lembaga Al Qur’an yang terdepan dalam menjadikan Al Qur’an sebagai sumber kebahagiaan Ummat
Misi :- Memasyarakatkan Rasm Utsmani
- Dapat menjawab kebutuhan ummat dalam proses belajar mengajar Al Qur’an
Alamat Lembaga
Jalan : Jl. Seha II No. 14 Grogol Selatan Kebayoran Lama
Kota/Kabupaten : Jakarta Selatan
Provinsi : DKI Jakarta
No. Telp/fax : 021-99772553
E-Mail : ltq_kr@plasa.com
Website : WWW.kharismarisalah.com




>LTQ LDK UIN SYAHID JAKARTA <
Nama Lembaga : LTQ LDK UIN SYAHID JAKARTA
Pendiri Lembaga : Ustadz Muzammil, Ustadz Akmarul Hadi
Tahun Berdiri : 2006 M
Visi : - Memasyarakatkan Al Qur’an di kampus, disemua kalangan civitas akademik
- Membangun Syakhsiyah Qur’aniyah

Alamat Lembaga
Jalan : Ciputat
Kota/Kabupaten : Tanggerang
Provinsi : Banten

>DARUL QUR’AN AL MUQORROBIN KHUSUS PUTRI (Jakarta) <

Nama Lembaga : DARUL QUR’AN AL MUQORROBIN (Khusus Putri)
Pendiri Lembaga : Imam Hambali
Tahun Berdiri : 2001 M
Visi : Mencetak para Hafizhah Al Qur’an yang Imtaq
Alamat Lembaga
Jl. Bangka VIII C RT. 05/03 Pela Mampang
Kota/Kabupaten : Jakarta Selatan
Provinsi : DKI Jakarta
No. Telp/fax : 08998325925

>LEMBAGA AL QUR’AN AL UTSMANI (Jakarta) <

Nama Lembaga : LEMBAGA AL QUR’AN AL UTSMANI
Pendiri Lembaga : Ustadz Efendi Anwar, Lc
Tahun Berdiri : 1995 M
Visi : Menjadi lembaga Tahfizh yang Profesional

Alamat Lembaga
Jalan Raya Condet Gg. Sawo
Kota/Kabupaten : Jakarta Timur
Provinsi : DKI Jakarta
No. Telp/fax : 021-98100526
Jenjang Pendidikan : Tahsin, Tahfizh
Website : www.utsmani.multiply.com



>Lembaga Tahfizhul Qur’an ( LTQ ) Jauharul Iman ( jakarta pusat )<

Didirikan bulan November 2006 M / 27 Syawwal 1427 H di wilayah Johar Baru Jakarta Pusat. Pimpinan pertama adalah Ustadz. Nana Sumpena, S.Pd.I Al Hafizh ( 2006 – 2007 ).

Alamat : Jl. Johar Baru IV Rw 05 Johar Baru Jakarta Pusat

Situs web
http://jauharuliman.wordpress.com



>Lembaga Tahsin/tahfidzhul Qur’an HARAPAN UMAT<
( jakarta Utara )

Program bahasa Arab & tahsin/ tahfid Qur’an.
Alamat : koja, jakarta Utara.

Untuk sementara info lbh jelas bisa menghubungi ana ( aqil El Banna ), karena ane tinggal di jakut dan pernah belajar disini (yayasan Harum ).




Semoga Allah memberi kemudahan untuk saya dan juga anda dalam mempelajari Al Quran, membacanya, memahaminya, mengamalkannya, dan mengajarkannya pada orang lain.

Aamiin

Wallohu a’lam